Bagaimana Cara Memulai Bisnis

Monday, October 10th 2016. | Usaha & Bisnis

Bagaimana Cara Memulai Bisnis

Bagaimana Cara Memulai BisnisBagaimana Cara Memulai Bisnis – Ketika saya berhadapan dengan pemula yang ingin memulai bisnis. Kebanyakan dari mereka mengalami sindrom “wantrepreneur”

Wantrepreneurs adalah individu yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang pengusaha, namun belum mencapai status itu. Kadang-kadang disebut sebagai “pengusaha wannabe,” ini jenis pengusaha mungkin memiliki beberapa ide yang sangat baik untuk bisnis startup, tetapi belum tidak mampu atau tidak mau untuk terlibat dalam tugas-tugas yang diperlukan untuk memungkinkan ide untuk menerjemahkan ke dalam bisnis yang layak dan berfungsi. Dalam banyak kasus, seseorang yang mengaku sebagai pengusaha sebenarnya wantrepreneur

Penting untuk dicatat bahwa wantrepreneur yang belum tentu seseorang yang tidak memiliki dorongan dan komitmen yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Seringkali, ada kemauan, tetapi kurangnya sumber daya yang tersedia, baik dalam hal arus kas atau akses ke informasi teknologi atau peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha itu. Dalam rangka untuk memperoleh apa yang dibutuhkan untuk bergerak maju, sebuah wantrepreneur sejati akan sering berkenalan dengan satu atau lebih pengusaha dan berusaha untuk membuat koneksi dengan dermawan yang berada dalam posisi untuk membantu memulai usaha bisnis baru.

Di beberapa tempat, peruntukan wantrepreneur yang dikaitkan dengan orang-orang yang mencari uang cepat dan mudah dengan sebagai upaya sesedikit mungkin. Ini gambar tertentu seringkali adalah seseorang yang lebih tertarik melampirkan diri untuk seseorang yang sudah sukses dan menguangkan pada hubungan tersebut.

Namun, ini bukan kenyataan dengan kebanyakan orang yang ingin akhirnya menjadi seorang pengusaha sukses. Alih-alih melihat hubungan bisnis sebagai sumber berkelanjutan atas pendapatan yang ditangguhkan, yang wantrepreneur sejati akan berusaha untuk belajar dari mereka yang sudah sukses dan berusaha untuk menerapkan bahwa bank baru diperoleh pengetahuan untuk tugas memulai bisnis nya sendiri. Sementara wantrepreneur mungkin melihat ke orang lain untuk bimbingan dan mungkin dukungan keuangan pada tahap awal dari upaya, tujuan utamanya adalah untuk membangun sebuah bisnis yang menguntungkan yang mampu berdiri pada kemampuannya sendiri.

Mereka bisa saja menyusun strategi pemasaran mereka, memetakan siapa calon pembeli potensial mereka, melakukan riset produk dan masih banyak lainnya dengan dalih mereka ingin segalanya tampak cukup sempurna untuk kemudian baru memulainya.

Atau bahkan ada yang sebelum memulai sudah menanyakan pertanyaan pesimis seperti

“bagaimana kalau gagal?”

“bagaimana kalau ini?”

“bagaimana kalau itu?”

Belum mulai saja sudah memprogram dirinya bakal gagal. #tepokjidat

Oke.. Saya bisa pastikan mereka tidak akan pernah memulai bisnis mereka jika mereka masih punya mental block seperti itu dan kebiasaan harus menunggu segala sesuatunya perfect baru kemudian bisa bertindak.

Jika kita bicara bisnis, maka kita sedang bicara kapan kita memulainya.

Seperti kata om Bob Sadino, bisnis yang bagus adalah bisnis yang dibuka. Bukan yang ditanyakan terus-menerus.

Jadi, jika saat ini Anda mengalami sindrom ‘wantrepreneur’, singkirkan sekarang juga untuk memulai bisnis Anda.

Perjalanan 100rb mil dimulai dari langkah pertama. Take your first step!

Tips sederhana untuk memulai bisnis :  Action sekarang juga dan lakukan apa saja dengan sumber daya yang Anda milikki saat ini untuk mendapatkan profit.

Anda bisa menjual barang bekas ke marketplace jika belum punya produk sendiri, atau Anda bisa menjual produk orang lain dengan menjadi dropshipper di marketplace.

Gratis dan bakal profit. Gampang kan?

Selamat menjadi pengusaha!

Andi Sulistyanto

Owner Lapakbesar.com

6 total views, 5 views today

tags: , ,